Review Jurnal Kedokteran "Hubungan Nyeri Lutut dengan Posisi Kerja Berjongkok dan Faktor Risiko Lainnya pada Peternak Sapi Perah"
Jika Anda merupakan seorang akademisi atau peneliti tentu sudah tidak asing lagi bukan dengan istilah jurnal dan review jurnal.
Bahkan kami yakin, banyak dari Anda yang mungkin pernah melihat contoh review jurnal nasional maupun contoh review jurnal internasional yang dilakukan oleh reviewer berpengalaman.
Review sendiri sebenarnya merupakan proses berupa evaluasi dari hasil publikasi yang dikirimkan jasa pelayanan hingga pertunjukkan seni.
Berikut ini merupakan contoh review jurnal yang berjudul Hubungan Nyeri Lutut dengan Posisi Kerja Berjongkok dan Faktor Risiko Lainnya pada Peternak Sapi Perah
Judul
|
Hubungan Nyeri Lutut dengan Posisi Kerja Berjongkok dan Faktor Risiko Lainnya pada Peternak Sapi Perah
|
Jurnal
|
eJournal Kedokteran Indonesia
|
Volume
|
vol. 6, no. 2
|
Tahun
|
2018
|
Penulis
|
Indah Maulida R, Retno Asti W, I Nyoman Murdana
|
Reviewer
|
Sukri Rizki Ilahi
|
Tanggal
|
5 Mei 2020
|
Latar Belakang
|
Kondisi kesehatan peternak sapi perah di Indonesia belum banyak diketahui. kesehatan kerja. Sebagian besar pengobatan yang dilakukan oleh peternak sapi dibiayai secara pribadi dan biasanya peternak mencari pengobatan ke tempat pelayanan kesehatan apabila gangguan kesehatan yang dialami sudah parah. Kondisi tersebut akan mengganggu produktivitas kerja peternakan karena jumlah peternak sapi yang semakin berkurang tiap tahunnya dan permintaan produksi sapi yang terus meningkat.
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan tingkat nyeri lutut pada peternak sapi, hubungan posisi kerja dan lama berjongkok, faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, status gizi, kebiasaan merokok dan kebiasaan olahraga) serta faktor sosio-okupasi (masa kerja dan beban angkat) dengan keluhan nyeri lutut.
|
Metode Penelitian
|
Penelitian ini menggunakan desain potong lintang danyang. Variabel terikat penelitian ini adalah tingkat nyeri lutut dalam 1 minggu terakhir sedangkan variabel bebasnya adalah posisi kerja dan lama berjongkok. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara, pengukuran berat badan dan tinggi badan, perhitungan recommended weigh t limit (RWL) dan lifting index (LI) untuk beban angkat, pengisian kuesioner KOOS dan observasi posisi kerja untuk pemerahan 1 ekor sapi. Data diolah secara deskriptif dan analitik dengan menggunakan program SPSS 20.
|
Hasil
|
Prevalensi keluhan nyeri lutut pada peternak sapi perah di provinsi Jawa Barat 88% terdiri atas 84% nyeri lutut ringan dan 4% nyeri lutut sedang. Tidak ada yang mengalami nyeri lutut berat. Terdapat hubungan antara posisi kerja berjongkok dan lama berjongkok lebih dari 109 menit dengan nyeri lutut. Faktor sosiodemografik yang berhubungan dengan nyeri lutut adalah usia pemerah di atas 40 tahun. Faktor sosio-okupasi yang berhubungan dengan nyeri lutut adalah masa kerja lebih dari 5 tahun dan beban angkat pakan rumput serta pakan konsentrat di atas LI.
|
Kelebihan
|
Isi kesimpulan penelitian merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan dibantu dengan metode yang cocok untuk mencari jawaban tujuan penelitian. Hasil penelitian dilengkapi dengan pembahasan literatur-literatur yang menguatkan hasil penelitian.
|
Kekurangan
|
Jurnal ini tidak dilengkapi dengan rekomendasi untk penelitian selanjutnya.
|
Untuk jurnalnya bisa diakses dengan cara klik link dibawah ini
Buat kamu para mahasiswa atau akademisi yang diberikan tugas untuk review jurnal dan membuat makalah dari berbagai macam jurnal tapi bingung tata caranya, tenang...
Serahkan pada ahlinya...
Hubungi WA : 081258737283
Tugas review dan makalah akan kami selesaikan sebaik mungkin
Komentar
Posting Komentar